El Nino
Akhir-akhir ini istilah yang kedengarannya seperti nama orang Philiphines merebak dan membuat resah. Kehadirannya tidak disukai hampir semua orang. Gara-gara dia semua mulai merasakan penderitaan.
Kekeringan panjang, dari air PDAM yang tidak mengalir, debu yang menebal di sana sini sampai listrik yang juga ikut ikutan padam.
Perumahan Bukit Baruga yang selama saya berdiam di sana tidak pernah kekurangan air, sekarang terlihat orang-orang yang mulai antri mengisi air di galon di pinggir jalan dekat reservoir milik pengelola perumahan tersebut.
El Nino, memang bukan teman yang baik. Namun ini adalah fenomena alam yang harus dihadapi.
Situs berita CNN menyatakan ada tiga daerah yang masih akan “terpanggang” hingga akhir Oktober ini. Salah satunya adalah kota Makassar. Berarti saya harus masih lanjut berusaha untuk survive menggunakan air dengan hemat dan menyediakannya dalam ember-ember besar.
Saya ingat terakhir kali saya mengalami kekurangan air ini sebelum tahun 2000 sudah lama sekali, Apa boleh buat sebagai manusia yang memiliki naluri survival saya harus berusaha untuk tetap dapat meniaga kebetlangsungan hidup, Salah satunya mungkin dengan cara nginap di hotel 😁
Semoga el Nino cepat pergi saja segera bosan mengunjungi kami tapi jika ini melatih kami untuk lebih sabar dan dapat berusaha untuk menghadapi cobaan ya saya akan siap saja. Yang ada hanya kata semangat semoga bisa bertahan dengan cara apapun
Thank you el Nino