Sehari hari
October 15, 2023
El Nino
Uncategorized
March 10, 2023
Selamat Jalan kak Lily
Komunitas
February 25, 2023
“Dulu saya kalau dah dibilang kristen atau china, pasti sudah siap saja ngumpul mau berkelahi bu” Itu kata pak Arif, supir kantor saat saya dalam perjalanan ke Bandara untuk melaksanakan tugas kantor. Rasis juga nih pikir ku. Saya selalu ngeri sama orang rasis, apalagi sebelumnya saya termasuk memenuhi kriteria yang dikatakannya itu. Dulu juga saya korban pengganyangan pak, masih ingat saya waktu pintu dan jendela di rumah di Makassar itu pecah karena dilempari batu…
Kekawatiran tentang pekerja dari luar sudah mulai terasa di kalangan pekerja lokal di Indonesia. Hampir semua berpikir, pasti kita tidak kebagian tempat lagi untuk bekerja. Orang-orang asing yang datang itu mengambil rejeki kita, mengambil piring nasi kita. Sayangnya hanya sedikit yang melihat ini sebagai peluang. Peluang untuk menjadi lebih baik dan meningkatkan daya saing. Tapi kira-kira apa yang kita miliki? Payung hukum? Berlindung kepada pemerintah? Menurut saya sepatutnya kita sendiri menyadari bahwa dengan semakin banyak…
Ngeri rasanya kalau kejadian berkenaan dengan karma itu terjadi di depan mata, yang ada langsung berdoa dalam hati semoga saya selalu dijaga dari niat menyakiti orang lain dengan sengaja “Orangnya tidak bisa kerja, cuma tau berbicara saja tidak ada kerjaannya yang jadi”. Itu salah satu kalimat yang saya masih ingat ketika seseorang menceritakan tentang staff yang tidak perform. Saya juga heran, selama saya bekerja sama saya tidak merasa sesuatu yang aneh. Mungkin saja adaptasi terhadap…
Bonjovi Live in Jakarta! 9 September 2015 sudah saya tandai jauh-jauh hari, tidak akan ada kegiatan lain selain menonton konser Bon Jovi. Sempat dilema saat membeli tiket dua bulan sebelumnya, saya harus pandai-pandai menakar keinginan dan kemampuan saya. Menonton di VIP jelas tidak mungkin, uang senilai tiga setengah juta rupiah bagi saya sangat besar untuk sekadar menonton seorang idola. Akhirnya saya memutuskan membeli tiket tribun, saya pikir di festival yang tidak ada tempat duduk selama pertunjukan…
Baru baru ini diundang untuk acara seminar mengenai kanker serviks. Awalnya saya tidak terlalu berminat, saya selalu takut jika berbicara tentang penyakit. Saking takutnya kadang disuruh ke dokter saja saya gak mau, alasannya takut ketahuan sakitnya yang kemungkinan berat. Jika keluhan mulai muncul saya akan memulai mencari obat-obatan herbal yang menurut saya lebih masuk akal dari pada obat dokter. Tapi karena memang sudah ditakdirkan untuk duduk dan mendengar di depan seorang pria yang merupakan volenteer…