Sehari hari
October 15, 2023
El Nino
Uncategorized
March 10, 2023
Selamat Jalan kak Lily
Komunitas
February 25, 2023
Agak susah mamie memaknai judul di atas, tetapi intinya mungkin bahwa kita harus selalu siap dengan kondisi seburuk apapun yang bisa terjadi dalam kehidupan kita. Baru-baru ini mamie sedikit terguncang karena hal tersebut. Seorang teman yang selama ini menurut mamie sangat “perfect” sebagai teman, berteman dengan hati tanpa tendensi apa apa Tetapi rupanya apa yang disampaikan saat itu membuat mamie berpikir, orang bisa saja berubah oleh keadaan. Dia berubah karena ekspektasi terhadap sesuatu Dan intinya…
Setiap ke Jakarta sudah merupakan kewajiban bagi mamie untuk mengunjungi putri tercinta di Bekasi, walaupun tinggalnya terpisah 4 rute angkot dengan mama, perjalanan itu harus ditempuh demi memusakan rasa kangen yang menumpuk Dari perumahan Harapan Indah ke Bekasi Regency butuh waktu sekitar 1.5 jam perjalanan dengan naik turun angkot Itu waktu minimal loh, belum lagi kalau angkotnya nge-tem.. bakalan bisa 2x lipatnya tuh. Karena tidak ingin kesiangan mamie berangkat pagi, mulai dari angkot yang pertama..…
Benar-benar kejadian yang singkat ini merubah suasana hariku di hari ini. Ceritanya pagi setelah urus-urus rumah dengan segala kesibukan layaknya ibu rumah tangga saya siap-siap ke kantor. Sesampai dikantor tiba-tiba ada yang menelpon, suara seorang ibu yang kedengarannya berlogat melayu-chinese. “ini nomernya pak edi … khan!”, kira-kira gitu cara dia menyapa pertama kali karena nomor handphone yg saya pakai sudah bertahun-tahun lamanya jelas jawabanku “bukan bu, gak ada pak edi disini dan saya tidak kenal…
Keliling nyari CD my idol Marc Anthony tidak juga berhasil saya peroleh. Ah kadang saya merasa perlu menyalahkan diri. Sebagai salah satu penikmat lagu yang biasa membeli bajakan membuat pasar CD original sudah terkesampingkan. “Apa ini karena banyak mp3 bajakan yah mba?” Tanyaku kepada pramuniaga Disc Tara yang berada di Panakkukkang Square. Masih ingat beberapa waktu yang lalu toko ini mengambil sekitar 5 petak ruangan, namun sekarang sudah mengecil menjadi 1 petak saja. Suasananya pun…
>Sudah beberapa minggu Dia, yang sudah kuanggap adik sendiri datang ke Makassar meninggalkan kota tempat dia, suami dan anak-anaknya tinggal.Walaupun agak pribadi keluhannya, tapi mamie merasa penting untuk mencatat ini sebagai suatu hal yang mungkin nantinya bisa mengingatkan kita-kita sekalian.Dikarenakan masih tinggal bersama mertua dan suami yang kerja serabutan, Dia merasa tidak cukup. Semuanya serba kekurangan. Dia selalu kuatir akan bagaimana hidupnya kelak, gimana sekolah anak-anak, gimana makan dan sandang dan sebagainya yang membuat dirinya…