Sehari hari
October 15, 2023
El Nino
Uncategorized
March 10, 2023
Selamat Jalan kak Lily
Komunitas
February 25, 2023
Jilbab hitam tiba-tiba tenar, tulisan yang dimuat di kompasiana langsung membuat heboh. Tulisan yang diberi judul “Tempo dan KataData memeras Bank Mandiri dalam Kasus SKK Migas?” menyangkutkan beberapa nama dan media-media besar tentang praktek “pesanan” dan “pemerasan” dalam menuliskan berita. Siapa jilbab hitam ini? Mengapa dia menggunakan anonym, bagaimana kompasiana menanggapi tulisan ini? Apakah penghapusan tulisan tersebut dianggap mengekang kebebasan bersuara? Apakah ada sanksi hukum? Begitu kira-kira isi diskusi “Anonimitas dalam Kebebasan Berpendapat” yang diadakan…
Hampir 40 tahun saya melalui hidup di Makassar. Kota pesisir yang terkenal dengan kulinernya yang khas. Masa kecil saya lewati tanpa pernah berpikir akan meninggalkan kota kelahiran saya ini. Ruang dalam pikiran saya waktu itu sangat kecil. Lingkungan saya cuma berada di lingkup kecamatan Bontoala, Keseharian saya tidak pernah jauh dari rumah tempat tinggal saya. Sekarang, gambaran dunia di kepala saya semakin luas. Sudah banyak pembading kota-kota yang pernah saya kunjungi. Makassar pun berbenah di…
Mau di penjara? Naudzubillah.. Tapi kalau mau mencoba sensasi makan di penjara, ada di Plaza Semanggi tepatnya di lantai 3A, area food court, sajian khas nuansa suram ini dapat ditemui di sana. Tak usah takut, sipirnya manis-manis dan ramah. Untuk pilihan makan juga beragam. Menilik dari pemilik makanan yang disajikan khas bernuansa tionghoa peranakan. Pemiliknya masih muda, dan restaurant dengan nuansa ini ternyata sudah ada di beberapa tempat di Jakarta bahkan sudah sampai di Jogjakarta.…
Internet membuat manusia terkoneksi dengan mudah. Tidak perlu lagi bertatapan muka untuk bisa berkenalan, hampir semua bahan untuk mengenal seseorang bisa diperoleh dengan mudah. Aplikasi-aplikasi sosial media bertebaran. Manusia memang mahluk sosial, sekarang wadah tak terbatas ruang dan waktu sudah ada di hadapan, cukup dengan laptop atau gadget kita bisa bersosialisasi dengan mudahnya. Informasi, opini bahkan curhatan di sosial media dapat membuat gambaran umum tentang seseorang. Mesin pencari Google pun dengan mudah membantu menjejaki pribadi…
Kolom tradisi di Kompas hari ini, tanggal 25 Oktober 2013 berjudul unik. “Gelas Besar untuk “Pembesar””. Sekilas kisah tentang tradisi yang ada pada sebagian orang Bugis-Makassar. Hirarki sosial yang tercermin di meja makan. Siapa yang mendapatkan jatah piring dan gelas besar, dialah “orang besar”. Tulisan dari Budi Suwarna dan Aswin Rizal Harahap ini membuat saya kembali memetik serpihan-serpihan masa lalu, keadaan masa kini dan membandingkannya. Memang benar yang diceritakan oleh para penulis. Kita bisa melihat…