Sehari hari
October 15, 2023
El Nino
Uncategorized
March 10, 2023
Selamat Jalan kak Lily
Komunitas
February 25, 2023
Setiap perjalanan pasti mengandung cerita, apalagi perjalanan itu bisa membuat kita untuk belajar merefleksi diri, kontemplasi. Baru-baru ini saya mengunjungi anak-anak yang sedang mondok di Pesantren Al-Fatah Temboro, Karas-Magetan. Kunjungan ini jadi spesial karena saya sudah tidak memecah pikiran saya ke anak-anak yang bebeda tempat pemondokan. Amdan yang seharusnya masuk sekolah setara SLTP sudah bergabung bersama kakaknya di pondok yang diasuh oleh para karkun. Rute perjalanan kali ini saya ambil melalui Solo, walaupun saya kurang…
Saya agak kurang paham dengan kesukaan teman-teman mengunjungi kota-kota besar semisal Singapura. Percaya atau tidak, begitu disebut nama negara itu sebagai ajakan untuk liburan saya langsung merasa malas. Apa yang bisa saya nikmati di sana ya? Saya pikir kota itu cuma cukup sekali saja jika berniat untuk dikunjungi, setelah itu, mending mencari tempat lain. Saya mungkin keliru dengan cara pandang saya terhadap Singapura, tapi terus terang saya tidak melihat ada “kisah” di sana. Yang saya lihat…
Mencintai adalah kebutuhan. Saya sangat yakin tentang itu. Semua agama yang mengajarkan tentang kebaikan pastilah didasari oleh rasa cinta kasih. Pengakuan kepada Sang Pencipta, perhatian kepada dunia dan sesama bahan dasarnya adalah cinta. Coba saja penuhi hari dengan cinta, hidup terasa akan lebih tenang. Mencintai apa saja yang ada disekitar kita, menurut saya adalah wujud kesyukuran kita kepada Maha Pencipta. Menyadari yang ada, dibalas dengan kasih sayang. Cinta alam semesta, udara, nafas pagi hari… semuanya menjadi indah. Mencintai mahluk…
Saya tertegun dan menatap mata yelly yang bening kecoklatan terbias karena lensa kontak yang digunakannya. Dia dengan gamblang menyampaikan tentang keadaan hidup saya seperti buku yang sudah tercetak rapih dan siap dibaca. Saya menatap kertas yang bergambar piramida terbalik, berisi angka-angka yang tidak saya mengerti dari mana asalnya, kecuali deretan paling atas di piramida itu, tanggal lahir saya. “Ibu, di sini terlihat ibu mengalami kegagalan dalam berkeluarga, dan punya potensi untuk bunuh diri”. Sadis yah.…
Saya seharusnya merasa bersyukur, akhirnya bisa berkunjung ke Sinjai. Kabupaten yang terletak di sebelah timur Sulawesi Selatan. Sinjai harusnya jadi daerah yang spesial buat saya. Selama ini saya cuma mendengar dan membayangkan keadaan kota kabupaten ini dari ibu saya saja. Nenek dari ibu saya memang berasal dari Sinjai, tepatnya daerah Balangnipa. Seorang yang katanya terlahir bersama biawak. Zaman itu pasti lazim dengan kisah-kisah seperti itu. Saya berkunjung ke Sinjai dengan tujuan menghadiri Indonesia Linux Conference.…