• Jalan Jalan,  Keluarga,  Renungan,  Sehari hari

    TSM, Tempat Semua Menyatu

    Keluarga saya beragam. Dari sudut agama dan status sosial dengan saudara-saudara sangat berbeda. Walaupun sejak kecil kami memulai kehidupan dengan sumber yang sama, didikan yang sama, namun proses perkembangan pribadi dan lingkungan yang berbeda menjadikan kami menentukan arah sendiri-sendiri. Sejak menjadi mualaf, berpindah keyakinan memeluk agama Islam, terus terang perbedaan itu terasa juga. Walaupun dari saudara-saudara lain tetap berusaha untuk bisa menyatu. tetapi tidak akan sama seperti dulu. Itu yang saya rasakan. Rasa canggung, ragu dan takut membuat ketersinggungan yang tidak sengaja tetap saja ada. Kakak  perempuan saya yang sudah lama merantau di Jakarta memang memiliki kehidupan ekonomi yang lebih dari saya. Di saat liburan sekolah dia dan keluarga pulang ke…

  • Keluarga,  Sehari hari

    Menjejaki Silsilah Keluarga Melalui Nama

    Ibu saya sampai sekarang menyimpan buku silsilah marga Ceng (曾). Marga dari ayah saya suku Hakka (Chinese). Buku itu adalah daftar keluarga yang dimiliki oleh marga dari keluarga dengan tujuan untuk tetap bisa berhubungan dengan para keluarga besar. Saya masih ingat waktu buku itu dibuat saya masih di Sekolah Dasar. Konfirmasi waktu itu hanya memakai telpon rumah saja. Sejak ayah saya meninggal, ibu saya mulai kuatir. Kita mulai terpisah jauh dari keluarga ayah dan buku silsilah pun pasti sudah tidak terupdate dengan baik. Hubungan dengan keluarga ayah memang tidak terlalu dekat, mungkin juga karena marga 曾 hanya sedikit jumlahnya. Kekuatiran ibu saya jelas. Dua putra pembawa marga dari ayah masing…

  • Sehari hari

    Tiada Tempat Nyaman selain Dekat Ibu

    Semua bayi yang ada di kandungan pasti merasakan demikian. 9 bulan makan, tidur dalam perut ibu. Begitupun setelah kita-kita dilahirkan menjadi sosok yang mandiri. Proses melepaskan kelekatan kepada ibu memang susah, tetapi mau tak mau, seiring waktu berganti semua juga akan berubah. Saya beruntung, walaupun saya dianggap merantau karena tidak berada di tanah kelahiran, saya masih bisa dekat dengan ibu. Karena ibu juga ikut kami merantau. Jakarta – Bekasi bukan jarak yang jauh lagi jika kita sudah sering menempuhnya. Apalagi dengan adanya commuter line. Saya dengan mudah bisa menyampaikan ke ibu saya jika saya pengen makan sesuatu. Sebelum ke Bekasi, saya sudah mengirim pesan, mau makan ini atau itu. Dan…