Month: November 2015

Setia dengan Jubah

Sudah menjadi kesepakatan yang tidak tertulis antara saya dan anak-anak yang sedang menimba ilmu di Pondok Pesantren Al-Fatah, Temboro, setiap dua bulan sekali, adalah waktu untuk menjenguk mereka. November 2015 ini saya berangkat via Jogja dan melanjutkan dengan Kereta Api ke kota yang terkenal dengan pecelnya, Madiun. Anak-anak dijemput di pondok, prosesnya kali ini agak […]

Jika Peduli Matikan Handphone!

Seberapa banyak sih kepedulian kita dengan keselamatan kita bersama? Dalam perjalan menuju ke Jogja baru-baru ini, saya jadinya harus mengomel dalam hati melihat seorang ibu yang sudah di atas lima puluh tahunan tetapi mungkin baru senang senangnya menggunakan gadget. Saat penerbangan di atas pesawat, mungkin karena bosan dia mengambil telepon pintarnya. Saya tepat duduk di […]

Gali Lubang Tutup Lubang

Walau makan sederhana (Makan nasi sambal lalap) Walau baju sederhana (Asal menutup aurat) Walau makan sederhana Walau baju sederhana Walau serba sederhana Asal sehat jiwa raga Dan juga hutang tak punya Itulah orang yang kaya (hi-hu) Bela-belain cari di google search lirik bang Haji Rhoma nih, saya tahu ada lagu yang berjudul Gali Lobang Tutup Lobang, […]

Pahlawan bagiku

Selama ini saya mengenal pahlawan yang dulu gambarnya terpampang di diding kelas saat mengenyam pendidikan di Sekolah Dasar. Tugas kita adalah menghapal nama dan dari daerah mana pahlawan tersebut berasal dan berjuang hingga gugur demi untuk bangsa dan negara. Seperti pelajaran biasa, menghapal dan menunggu untuk bisa menjawab soal dalam ujian. Baru baru ini saya ke Ambon, […]

Pilih 21 atau 27

Tersebutlah kisah di suatu zaman, di suatu saat dua orang murid yang bertengkar hebat hanya karena mempermasalahkan 3 x 7 itu hasilnya berapa? Si murid A mengatakan sudah pasti 3 x 7 itu 21 karena itu yang dia pahami dan dia merasa benar sebenar benarnya. Si murid B mengatakan sudah pasti  3 x 7 itu […]

Drama Cumi di pulau Samalona 

  Drama memang sebaiknya ada biar berkesan, tetapi kebanyakan drama bikin kita tidak berkembang   Karena merasa sudah lama tidak menyentuh air laut dan berayun atasnya, sehabis lebaran haji kemarin,  saya mengajak keluarga untuk ke pulau kecintaan, Samalona. Pulau yang terletak di bagian barat kota Makassar yang biasanya ditempuh dengan menggunakan kapal motor kayu. Melihat […]