Mamie's Blog

– notes of my thought and experience

Waktu di Gelora Bung Karno setelah acara bersih-bersih dengan komunitas Osoji Jakarta, saya tergoda oleh promosi anak-anak mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi di Jakarta yang mempromosikan pemeriksaan kesehatan gratis. Wah tau saja kan, yang namanya gratis pasti menarik hati. Mereka rupanya juga ikut memanfaatkan keramaian di GBK. Awalnya cuma tensi darah, tetapi begitu ditawari untuk periksa kolesterol, asam urat dan gula darah akhirnya saya mau, walaupun malas harus ditusuk-tusuk pakai jarum serupa pen itu. Terlanjur menurutku.

Hasilnya adalah :

periksa darahKolesterol masih dalam batas normal, gula darah kurang katanya, mungkin karena saya memang belum sarapan pagi itu. Tapi yang pasti dengan itu saya tidak perlu kuatir dengan diabetes. Yang masalah adalah Asam Urat. OMG .. dari standar maksimal untuk wanita adalah 5, asam urat saya sudah mencapai 9.5 hampir dua kali lipat.

Memang sih sudah mulai terasa nyut-nyut di telapak kaki. Itu pasti tanda asam urat saya naik. Abis makan tape, makan daging beberapa kali berturut turut sepertinya purin di dalam darah makin menjadi jadi banyaknya.

Peringatan ini sudah cukup bagi saya untuk tidak mentoleransi nafsu untuk makan makanan kesukaan. Akhirnya saya mulai mengubah pola makan (untuk sementara) 😀

Peringatan juga sih kalau ditawari sesuatu yang gratis harus nanya detailnya, ternyata yang dimaksud gratis cuma tensi doang.. sisanya bayar :p

 

Berikut menu sarapan dan makan malam yang sehat, sementara untuk siang boleh lah makan sesukanya (teteuppp..)

enak kan ^^
enak kan ^^

Untuk meredakan asam urat saya minum obat tradisional Assalam yang terbuat daun tapak kuda atau yang dikenal dengan daun pegagan. Untung masih punya sebungkus dari sisa kemarin-kemarin, berarti itu cuma cukup sehari. Tapi sehari pun manjur menghilangkan nyeri di telapak kaki. Untuk orderanya terpaksa meminta tolong teman di Bantaeng (jauh ya..)  ^^

Ya semua penyakit memang tergantung dari apa yang berlebih. Cuma sepertinya kadar keseimbangan seseorang pasti berbeda beda  mungkin memang harus kita mulai belajar mengenali tubuh kita sendiri. Perbedaan genetik bisa membuat treatment dan bahan untuk menyeimbangkan berbeda beda, menurutku pengamatan saya selama ini 😀

Yang umum adalah banyak minum air putih dan berolah raga.. insya Allah kita masih diberi kesempatan untuk beraktifitas sehari hari

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *