• Uncategorized

    Jengkelnya Saya Pagi ini

    Memang sih ini karena saya tidak bisa mengontrol nafsu. Begitu liat kol yang crunchy dengan sambel terasi yang mantap, lupalah saya dengan sakit maag yang selama ini gak pernah ngamuk. Hasilnya, pulang kantor saya harus diantar dengan Apran, teman sekantor padahal kantor dan kosan cuma berjarak sekitar 400 meter. Itu karena perut melilit, kembung dan sakitnya minta ampun. Begitu mendarat di tempat tidur mata pun tertutup.. ketiduran Bangunnya jam 11 malam, bakal begadang nih.. pikirku. Memang benar saya akhirnya begadang tetapi bukan karena tidurnya yang awal tetapi bolak balik ke toilet karena perut yang masih mules dan kembung.

  • Uncategorized

    Coklat dan Keluarga

    Willy Wonka terkaget-kaget, dia tidak menyangka Charlie, si anak kecil yang miskin itu menolak warisannya berupa pabrik coklat yang besar dan sukses, hanya karena keluarganya tidak diperkenankan untuk ikut. Willy Wongka merasa selama ini dia seorang yang sukses tiba-tiba merasakan hatinya yang tidak nyaman karena penolakan itu rupanya berpengaruh dengan rasa coklat yang dia hasilkan. Mengapa Charlie lebih memilih keluarganya dari pada coklat yang bisa dimakan setiap saat, kekayaan dan kemakmuran. Rupanya semiskin apa pun Charlie, keluarganya senantiasa berada di dekatnya.  Dan itu yang membuat nyaman. Merenung deh gara-gara film Charlie and The Chocolate Factory ini. Film lama tapi baru saja diputar di HBO bulan ini. Apalagi yang main Johny…

  • Uncategorized

    Social Media Amankah?

    Bayi-bayi dan anak-anak yang lucu bertebaran di social media. Awalnya mungkin kita cuma ingin berbagi kebahagiaan, kebanggaan akan anak anak kita. Tapi apa kita sadar dengan bahaya yang mengintai? Semakin banyak informasi yang kita tebar semakin mudah bagi orang orang yang berniat jahat dengan kita. Beberapa kita bahkan tahu kasus kasus kriminal bermula melalui sosial media. Berapa banyak putri-putri kita yang dibodohi karena mereka tidak paham dan tertutup kepada kita. Dari yang menyamar sebagai dokter yang meminta untuk mengirimkan foto pribadi, sampai dengan pacaran dan pergi meninggalkan keluarga hanya untuk seseorang yang dikenal melalui media sosial saja. Saya pun kadang bertindak bodoh, karena keinginan untuk “pamer” atau “cari perhatian” keadaan…

  • Uncategorized

    Jika Kenyataan itu Semudah Perkataan

    Menurut kabar 40% anak-anak berbohong tentang perceraian orang tuanya. Dan seseorang memberikan pernyataan bahwa dengan begitu orang tua telah mendzolimi anaknya. Yah, kadang orang dengan pandai dan tanpa beban bisa menyatakan bahwa seseorang bersalah, seseorang dholim. Dia sudah bertindak dan mengambil wewenang dari Tuhan, memutuskan benar atau salah. Saya yakin tidak ada niat dari orang tua untuk menyakiti anaknya. Sangat disayangkan pada saat kita melihat dari sudut pandang yang berbeda, misalnya sang istri yang teraniaya fisik atau mental kemudian mengajukan perpisahan. Bisa saja itu malah dianjurkan untuk mencegah hal yang lebih buruk terjadi. Dan bisa saja dianggap bodoh jika bertahan dengan keadaan tersebut. Orang di luar dari diri kita memang…