Month: September 2013

Why Worry?

Wajar saja jika seorang teman ingin melihat temannya bahagia. Begitupun teman saya yang satu ini. Melalui Blackberry Messenger dia menyempatkan diri untuk sebuah percakapan persuasif. Sebenarnya menyangkut SARA. Tetapi saya maklum, semua orang pasti mengatakan kecapnya adalah kecap nomor satu. Padahal kecap nomor satu tergantung dari orang yang bisa merasakan nikmatnya. “Kamu buka jilbab saja, […]

Menuju Komunitas ASEAN 2015, Jadi Pasar Atau Ikut Bermain?

Sabtu pagi biasanya jadi pagi yang menyenangkan buat saya bersama dengan Minggu pagi, karena itu artinya saya bebas untuk bermalas-malasan di rumah dan menikmati hari dengan hanya bermain game dan nonton TV. Tapi sabtu tanggal 24 Agustus kemarin berbeda, masih pagi saya sudah bersemangat untuk bangkit dari tempat tidur, mandi dan segera keluar rumah. Hari […]

Siapkah dengan Resiko?

“Ikut asuransi itu sama dengan minta-minta mati”, begitu kata orang-orang tua dulu. Asuransi jadi momok bagi orang-orang. Marketingnya pun harus punya mental baja untuk bisa membuat orang percaya akan pentingnya asuransi. Saya termasuk orang yang tidak terlalu suka berpikir tentang masa depan. Tiba masa tiba akal, itu prinsipku. Yang pasti saya berusaha untuk menjaga dan […]