• Uncategorized

    Why Worry?

    Wajar saja jika seorang teman ingin melihat temannya bahagia. Begitupun teman saya yang satu ini. Melalui Blackberry Messenger dia menyempatkan diri untuk sebuah percakapan persuasif. Sebenarnya menyangkut SARA. Tetapi saya maklum, semua orang pasti mengatakan kecapnya adalah kecap nomor satu. Padahal kecap nomor satu tergantung dari orang yang bisa merasakan nikmatnya. “Kamu buka jilbab saja, nanti saya kenalin kamu dengan teman suami saya yang kaya!” Saya tertawa dalam hati. Berada di lingkungan yang berbeda memang beresiko seperti ini. Saya maklum bahwa seseorang berusaha untuk “menyelamatkan” orang lain sesuai apa yang diyakininya. “Janganlah, saya tutup saja sudah banyak yang antri, apalagi jika saya buka,” Jawabanku hanya seloroh. Ini tak benar, saya…

  • Uncategorized

    Menuju Komunitas ASEAN 2015, Jadi Pasar Atau Ikut Bermain?

    Sabtu pagi biasanya jadi pagi yang menyenangkan buat saya bersama dengan Minggu pagi, karena itu artinya saya bebas untuk bermalas-malasan di rumah dan menikmati hari dengan hanya bermain game dan nonton TV. Tapi sabtu tanggal 24 Agustus kemarin berbeda, masih pagi saya sudah bersemangat untuk bangkit dari tempat tidur, mandi dan segera keluar rumah. Hari itu saya berniat menghadiri sebuah seminar sehari yang diadakan oleh Kemenlu bekerjasama dengan komunitas Blogger ASEAN. Judul seminarnya “ASEAN Connectivity Menuju Komunitas Ekonomi ASEAN 2015: Peran dan Kontribusi Blogger dan Social Media  dalam Menghadapi Integrasi Ekonomi ASEAN”. Sebenarnya agak ragu juga melihat judul seminar yang sepertinya agak berat itu, tapi saya penasaran tentang apa itu ASEAN…

  • Uncategorized

    Siapkah dengan Resiko?

    “Ikut asuransi itu sama dengan minta-minta mati”, begitu kata orang-orang tua dulu. Asuransi jadi momok bagi orang-orang. Marketingnya pun harus punya mental baja untuk bisa membuat orang percaya akan pentingnya asuransi. Saya termasuk orang yang tidak terlalu suka berpikir tentang masa depan. Tiba masa tiba akal, itu prinsipku. Yang pasti saya berusaha untuk menjaga dan berbuat yang terbaik untuk saat ini. Ini salah satu alasan kenapa saya tidak ingin mempelajari aplikasi Find My Iphone. Saat pertama membaca deskripsi aplikasi ini bayangan yang melintas adalah saya akan berurusan dengan barang yang hilang. Saya tidak ingin barang milik saya hilang. Dan anehnya, walaupun saya menginstal aplikasi ini, saya tidak mempelajari penggunaannya. Hari…