Mamie's Blog

– notes of my thought and experience

Terinspirasi dengan wawancara Bob Sadino, seorang enterpreneur yang sudah sangat terkenal di Indonesia. Pengusaha nyetnrik ini memang sangat nyaman dengan dirinya, berpenampilan sesukanya dan hidup sesukanya.

“Saya mau miskin,” katanya. Agak aneh dengan pernyataan ini diantara kenyataan yang kita lihat di sekeliling. Semua orang berlomba-lomba  ingin memperoleh kekayaan sebanyak-banyaknya, bahkan bisa mereka raih walaupun dengan merampas hak orang lain.

Bob Sadino, tetap lebih merasa nyaman di rumah daripada di penthouse yang disediakan oleh orang untuk menjamu dirinya. “Intinya kenyamanan, saya merasa nyaman di rumah, di sisi istri saya dengan bantal yang sudah sesuai tinggi dan empuknya,”. Sangat sederhana. Menerima semua kenyataan yang terjadi, susah dan senang.

happysad

Saya kadang mengingat, bagaimana kita selalu berharap tujuan hidup kita adalah hidup bahagia, sehat dan sukses. Itu adalah doa yang selalu kita minta saat memanjatkan doa kepada sang Pencipta. Lalu jika kesedihan atau kesusahan datang pada kita, kita selalu berpikir itu hal yang tidak wajar. Padahal dunia diciptakan seimbang. Ada siang ada malam, semuanya berbanding sama. Dua kemungkinan yang harusnya kita terima. Jika saat kita berusaha kita ingin untung, harusnya kita bersiap untuk rugi juga.

“Saya malah berdoa untuk rugi terus, karena dari situ saya bisa banyak belajar,”. Satu point kesuksesan pada beliau adalah tidak ada target. Semua berjalan seperti air dan ketidak pedulian terhadap dirinya akan jadi apa rupanya membuatnya menjadi lapang menerima kenyataan.

Insipiratif, saya harus belajar banyak menerima keadaan hidup dengan apa adanya, tidak perlu komplain atau mengharap lebih ke orang lain atau keadaan sekitar. Menikmati hidup ini dengan kenyamanan yang bisa saya rasakan sendiri. Sakit pun saya akan menikmatinya sebagai karunia yang saya syukuri. Dan jika demikian jangan lah berpikir tentang hidup yang susah atau senang, bahagia atau sedih. Nikmati dan jalani saja dengan nyaman. Terlalu banyak sudah saya dibentuk oleh harapan yang tercipta oleh doa yang maunya yang baik saja. Sekarang saya akan berusaha menikmatinya, apapun itu.

Hidup adalah susah dan senang, bukan susah atau senang. Nikmati semuanya maka akan terasa ringan. Semoga..

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *