• Uncategorized

    Selamat Jalan Uje

    Pagi itu, 24 April 2013, kabar bbm dan twitter membuat kaget luar biasa. Ucapan belasungkawa yang disampaikan untuk kepergian Ustad Jefri al-Buchori membuat saya harus mengecek ulang di situs-situs berita. Dan memang berita itu benar, ustad yang dikenal gaul dan akrab di kalangan siapapun, telah berpulang kepangkuan Allah SWT, dengan asbab kecelakaan tunggal di daerah Pondok Indah. Jakarta. Berita itu membuat kita kembali berfokus pada kisah hidup almarhum, dimana sebelumnya beliau adalah orang yang penuh maksiat, itu pun menurutnya. Dimana beliau mendapatkan hidayah yang akhirnya secara total menjalankan kegiatan dakwah dalam hidupnya.

  • Uncategorized

    Hidup, adalah susah dan senang

    Terinspirasi dengan wawancara Bob Sadino, seorang enterpreneur yang sudah sangat terkenal di Indonesia. Pengusaha nyetnrik ini memang sangat nyaman dengan dirinya, berpenampilan sesukanya dan hidup sesukanya. “Saya mau miskin,” katanya. Agak aneh dengan pernyataan ini diantara kenyataan yang kita lihat di sekeliling. Semua orang berlomba-lomba  ingin memperoleh kekayaan sebanyak-banyaknya, bahkan bisa mereka raih walaupun dengan merampas hak orang lain. Bob Sadino, tetap lebih merasa nyaman di rumah daripada di penthouse yang disediakan oleh orang untuk menjamu dirinya. “Intinya kenyamanan, saya merasa nyaman di rumah, di sisi istri saya dengan bantal yang sudah sesuai tinggi dan empuknya,”. Sangat sederhana. Menerima semua kenyataan yang terjadi, susah dan senang.

  • Uncategorized

    Pamali, ada benarnya

    Saya tidak akan melupakan kejadian itu, tabrakan tidak lama setelah saya meninggalkan makanan yang sudah dihidangkan. Itu cukup menjadi pelajaran “Jangan duduk di depan pintu, nanti susah melahirkan,” “Jangan menyanyi di dapur nanti, nikahnya sama orang tua,” “Jangan mandi kelamaan, nanti nikahnya juga lama.” Begitulah beberapa kalimat pamali yang saya dengar waktu kecil dulu. Walaupun sekarang saya tidak menggunakan ke anak-anak saya tetapi saya tetap mempercayai beberapa hal tersebut. Satu diantaranya adalah meninggalkan makanan yang sudah ditersedia, siap disantap.