Mamie's Blog

– notes of my thought and experience

Kemudahan teknologi juga kadang membuat kewalahan, kita sudah sangat jarang mengingat nomor-nomor telpon milik orang-orang terdekat kita. Kemudahan teknologi membuat kita sangat bergantung dengan phone book. Dan semakin banyak orang yang menggunakan handphone semakin penuh juga phone book yang ada di handphone milik kita. Belum lagi jika teman kita memiliki bahkan bisa sampai 3 nomor pribadi.

Kejadian lucu baru saya alami. Karena ada kepentingan saya berusaha menghubungi keluarga yang ada di makassar. Setelah melihat phonebook rupanya nama Reni banyak, dan saya sulit mengidentifikasi nomor yang aktif yang dia gunakan sekarang.

Otomatis proyek coba-coba dimulai. Saya mulai menelpon dengan nama Reni As. Dari nama yang saya berikan di phonebook ini berarti Reni yang menggunakan kartu As, kartu salah satu provider terbesar di Indonesia.

Halo..?,” Nah loh.. kok suara cowok?

Ini bukan Reni yah?”, pertanyaan bodoh yang akhirnya saya sadari setelahnya. Sudah tahu suara cowok masih nanya

Bukan.. ini siapa?”, jawab dari seberang tidak menyadari kebodohanku juga

Oh maaf, sepertinya saya salah telpon, terimakasih yah,” jawabku mengakhiri percakapan karena kepikiran untuk mencari nama-nama Reni yang lain yang ada di handphone.

Akhirnya dengan memakai bantuan orang terdekat, nomor Reni saya dapatkan bukan dari phonebook lagi. Yah lebih praktis bertanya daripada mencoba satu per satu lagi.

Di saat saya sudah melupakan kejadian ini, esoknya saya menerima telpon di handphone dengan nama “Reni As”. Lah ini kan orang yang keliru kemarin, pikirku. Tapi karena gak enak, merasa bersalah saya akhirnya mengangkat dan dari seberang dia berkata. “Ibu kemarin nyari siapa?,” tut..tut..tut…

Sumpah, bukan saya yang menutup telponnya tetapi pasti signal kuning yang memang sering tiba tiba drop di kosan.

Karena saya pikir gak penting untuk membalas telepon itu akhirnya saya biarkan lagi.

Suprised me!. Tadi pagi saya menerima sms lagi tetap dari “Reni As”

Dan begini percakapan yang terjadi lewat SMS

 

reni1

Reni2

munch_2013_01_16_144832

 

Hmmm…

No more reply from me 🙂

 

8 thoughts on “Hi Reni :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *