• Uncategorized

    Mau dibawa ke mana?

    Sepertinya perlu kedewasaan untuk menyikapi informasi yang melanda seperti air bah menyerang dari berbagai arah… Masih sangat segar di ingatan ketika tiba-tiba timeline twitter, facebook, Koran-koran dan hampir semua saluran televisi yang mengabarkan penggrebekan oleh Badan Narkotika Nasional di rumah salah seorang bintang muda Raffi Ahmad baru baru ini. Bagai bola panas, berbagai asumsi  berkembang dengan sendirinya dalam pikiran masing-masing orang yang membaca atau mendengar berita itu. Ada yang menghakimi, mencemooh, mengambil kesimpulan general tentang rentannya artis yang menkonsumsi narkoba. Kebanyakan memang negatif dan yakin akan kemungkinan itu.

  • Uncategorized

    Yuk Manjakan Tubuh

    Setelah badan ini bekerja untuk kepentingan keinginan diri, pantaslah sesekali menghargai dengan memanjakannya. Pemikiran ini yang selalu membuatku berusaha jika ada hari libur yang pas saya pasti akan mencari tempat untuk bisa massage dan lulur/scrub Mungkin dari kecil mama memang membiasakan diri kami untuk merawat kulit. Setiap Minggu kami sudah antrian untuk discrub, malah mama sendiri membuat ramuan khusus untuk itu. Tentu saja ini cuma berlaku bagi ketiga putrinya. Dan saya bersyukur, kebiasaan itu membentuk saya untuk tetap senantiasa memperhatikan kesehatan kulit.

  • Uncategorized

    Hi Reni :)

    Kemudahan teknologi juga kadang membuat kewalahan, kita sudah sangat jarang mengingat nomor-nomor telpon milik orang-orang terdekat kita. Kemudahan teknologi membuat kita sangat bergantung dengan phone book. Dan semakin banyak orang yang menggunakan handphone semakin penuh juga phone book yang ada di handphone milik kita. Belum lagi jika teman kita memiliki bahkan bisa sampai 3 nomor pribadi. Kejadian lucu baru saya alami. Karena ada kepentingan saya berusaha menghubungi keluarga yang ada di makassar. Setelah melihat phonebook rupanya nama Reni banyak, dan saya sulit mengidentifikasi nomor yang aktif yang dia gunakan sekarang. Otomatis proyek coba-coba dimulai. Saya mulai menelpon dengan nama Reni As. Dari nama yang saya berikan di phonebook ini berarti…

  • Uncategorized

    Kerja Jangan Pakai Hati

    Lagu Home milik Michael Bublé sebenarnya kurang pas jadi lagu penutup film bergenre drama Wedding Date (2005) ini. Entah yah tapi berasa gak match dengan ending filmnya. Film drama yang harus saya putar ulang 2 kali karena terinterupsi oleh chating (ehm) dan rajutan. Another cinderella story, absurd tapi menyenangkan, biasalah kami wanita wanita yang suka dibelai belai perasaannya 😀 Wedding Date dibuka dengan gambaran depresi dari seorang wanita, Kat yang harus bertemu mantan di pernikahan adiknya. Agar kesan move on didapatkan dia rela membayar 6.000 USD agar Nick bisa menemani. Lelaki perfect yang berprofesi sebagai escort (pendamping)  Lelaki ini akhirnya lebih memilih rasa dari profesinya karena jatuh cinta kepada Kat.

  • Uncategorized

    Dengar dan menangkan hatinya

    Tidak dipungkiri saya memang suka film yang bergenre drama, mungkin karena masihwanita, masih suka jika perasaannya diombang ambingkan seperti kapal di lautan 😀 What Women Want, memang bukan film baru. Film drama ini dibuat tahun 2000 dibintangi oleh si ganteng Mel Gibson. Aktor yang penuh karakter. Walaupun sebenarnya menurut saya bang Mel ini agak kurang pas memerankan tokoh Nick Marshal. Dia terlalu ‘baik-baik’ untuk memerankan cowok playboy, mungkin.. atau saya yang menginginkannya demikian 😀 What Women Want, mengisahkan seorang pria yang sejak dari kecil dikelilingi oleh wanita maka penghargaannya pun minim. Bagaimana dia merasa dengan pesonanya mampu memikat wanita dengan mudah dan lalu mengabaikannya begitu saja. Penokohannya dikuatkan dengan gambaran…

  • Uncategorized

    Banjir untuk Introspeksi

    Awal tahun ini benar-benar dikejutkan oleh musibah banjir yang melanda makassar. Menurut info banjir ini terparah dalam 15 tahun. Yah mungkin memang demikian, karena seingat saya sekitar tahun 1998, saat saya masih bekerja di pabrik di daerah KIMA boss saya yang  orang Jepang itu cuma menggambarakan banjir dengan mengatakan Makassar full of aqua 🙂 Mungkin  ada hubungannya dengan penanggalan chinese yang menurut kabarnya penanggalan tersebut memang dibuat berdasarkan pengetahuan tentang alam? Naga air dan menyusul ular air. Yang pasti curah hujan yang katanya 3x lebih besar dari yang normal Di Makassar memang beberapa tahun terkahir ini ‘aman’ dari keluhan banjir, paling juga mungkin dianggap genangan di beberapa tempat tertentu yang…

  • Uncategorized

    Menulis yang Baru, Menghapus yang Lalu

    Tahun 2013 sudah dimulai, memang pada umumnya orang akan berkata cepat sekali terasa, sepertinya baru kemarin merayakan tahun baru 2012, sekarang sudah berganti lagi. Saya sebenarnya tidak ingin  menulis tentang hal-hal yang terjadi di tahun 2012. Karena dengan menulis berarti saya harus mengingat kembali setiap kejadian kejadian yang terjadi di tahun itu. Mungkin tahun 2012 ini merupakan  lowest level  dalam kehidupan saya. Namun toh saya tetap harus menulisnya,  apapun itu baik atau buruk tetap harusnya bisa jadi refleksi untuk ke depan dan yang pasti apa yang sudah terjadi tidak akan bisa diubah lagi. Tahun 2012, merupakan tahun yang paling buruk dalam kehidupan pribadi saya, tetapi mungkin menjadi awal yang baik…

  • Uncategorized

    Mendengarkan hati

    Hidup memang adalah pilihan, dan pilihan itu sudah pasti diolah dalam pikiran kita. Sekarang tinggal kita yang milih mau memikirkan sesuatu yang bermanfaat atau malah hal-hal yang mudarat. Tinggal pilih… Tapi apakah pernah kita menyadari bahwa dalam saat kita berpikir, hati itu memiliki peran penting. Yah mungkin karena dominan otak kita ini berpikir tentang materi yang diambil dari informasi yang dikumpulkan oleh panca indra kita jadinya butuh hal yang menyeimbangkannya. Hal non-materi berupa hati nurani Mengapa hati nurani menjadi bagian yang penting dalam memilih? karena hati ini memang berbisik memang senantiasa menyampaikan sesuatu. Pertanyaannya apakah kita tidak mendengar? atau mendengar tapi mengabaikan?

  • Uncategorized

    Kalau sudah doa, tinggal sabar saja

    Jarak yang berjauhan memang sering membuat kita kangen, apalagi dengan orang-orang terdekat kita. Bertempat tinggal di kota yang berbeda dengan anak-anak memang sangat berat. Kadang jika waktu malam datang pikiran yang biasanya dipenuhi masalah kerjaan mendadak beralih ke keadaan diri. Hal yang utama terpikir adalah keadaan anak-anak. Sering sekali karena perbedaan waktu malah menjadi hambatan. Jam 5 sore pas mau menelpon di waktu Indonesia tengah sudah masuk magrib. Sangat tidak etis menelpon di waktu tersebut apalagi ke pesantren tempat anak-anak menghabiskan waktunya untuk belajar