• Uncategorized

    Masih amankah Indonesia?

    Tak terduga bertemu seorang turis yang tidak nampak seperti turis. Berwajah Asia, berkulit putih mirip saudara-saudara kita di Sulawesi Utara. David Pangan, dia baru tau bahwa nama keluarganya punya arti penting dalam hidup bangsa Indonesia. Melakukan perjalanan singkat ke Indonesia dengan tujuan Jogjakarta saat akhir Minggu. Mungkin merupakan salah satu perjalanan yang berkesan yang tak bisa dilupakan. “How much is it?” Kalimat yang membuat saya menoleh ke arahnya. Apa orang ini lagi show off yah? Sama pedagang angkringan kopi joss di Jogja ini. Kenapa harus berbahasa Inggris. Tapi itulah awal yang membuka komunikasi saya dengan dia. Tak bisa berbahasa Indonesia, dia nekat jalan-jalan seorang diri ke Jogja tujuannya adalah Candi…

  • Uncategorized

    Ganti Themes, Suasana Baru

    Setelah saya lama menjadi penggemar themes blog dari FabThemes.com akhirnya saya berbalik kembali ke asal dulu. Themes asli dari wordpress. Saya memang bukan penulis sejati, masih terpengaruh dengan suasana dan mood. Apalagi dengan themes, jika saya agak sulit menulis jika themesnya tidak berubah, lucu yah.. Tapi perubahan itu memang membuat kita lebih bersemangat, kali ini saya memilih themes yang sederhana lebih ringan dan dengan nuansa lembut. Hitung-hitung menyambut tahun baru 2014. Semoga semangat menulisnya semakin terpacu, semangat berbagi semakin meningkat 😀  

  • Uncategorized

    Kalau Mengucapkan Selamat Dilarang, Saya Gimana?

    Sampai sekarang saya tidak mengerti dan tidak berusaha untuk mengerti tentang jalan hidup. Apa yang terjadi dalam hidup saya, saya jalani dengan seikhlasnya, dan dengan lapang hati. Bagi saya kebenaran itu adalah kenyataan yang ada di depan mata. Sama seperti saya tidak mengerti kenapa saya bisa berbeda dengan saudara-saudara saya yang lain. Memeluk agama yang berbeda dalam lingkungan keluarga bukan hal yang mudah, alhamdulillah keluarga saya menghargai pilihan saya. Saya malah sempat berpikir apakah karena saya dilahirkan hari Jumat tepat di saat adzan berkumandang, atau karena neneksaya yang asli Makassar memang memeluk agama Islam, sehingga saya bisa memeluk agama yang berbeda dari saudara saya? entahlah.. Yang pasti masalah keyakinan adalah…

  • Uncategorized

    Anonimitas, Bebas atau Lepas?

    Jilbab hitam tiba-tiba tenar, tulisan yang dimuat di kompasiana langsung membuat heboh. Tulisan yang diberi judul “Tempo dan KataData memeras Bank Mandiri dalam Kasus SKK Migas?” menyangkutkan beberapa nama dan media-media besar tentang praktek “pesanan” dan “pemerasan” dalam menuliskan berita. Siapa jilbab hitam ini? Mengapa dia menggunakan anonym, bagaimana kompasiana menanggapi tulisan ini? Apakah penghapusan tulisan tersebut dianggap mengekang kebebasan bersuara? Apakah ada sanksi hukum? Begitu kira-kira isi diskusi “Anonimitas dalam Kebebasan Berpendapat” yang diadakan di Kafe Tjikini, hari Senin tanggal 18 Nopember yang lalu. Adalah Southeast Asia Freedom of Expression Network (Safenet) yang memprakarsai jalannya diskusi ini. Dihadiri oleh beberapa narasumber yang kompoten di bidangnya diskusi ini informatif dan…

  • Uncategorized

    Selamat Ulang Tahun Kota Makassar

    Hampir 40 tahun saya melalui hidup di Makassar. Kota pesisir yang terkenal dengan kulinernya yang khas. Masa kecil saya lewati tanpa pernah berpikir akan meninggalkan kota kelahiran saya ini. Ruang dalam pikiran saya waktu itu sangat kecil. Lingkungan saya cuma berada di lingkup kecamatan Bontoala, Keseharian saya tidak pernah jauh dari rumah tempat tinggal saya. Sekarang, gambaran dunia di kepala saya semakin luas. Sudah banyak pembading kota-kota yang pernah  saya kunjungi. Makassar pun berbenah di sana sini dan sepertinya bergerak searah dengan kota-kota besar lainnya. Memang tidaklah mudah menghalau serangan globalisasi dan modernisasi. Jargon Makassar Kota Dunia menanti penuh harap. Dan sepertinya perlahan tapi pasti menghapus dunia kecil saya. Saya…

  • Uncategorized

    Sensasi Makan di Penjara

    Mau di penjara? Naudzubillah.. Tapi kalau mau mencoba sensasi makan di penjara, ada di Plaza Semanggi  tepatnya di lantai 3A, area food court, sajian khas  nuansa suram ini dapat ditemui di sana. Tak usah takut, sipirnya manis-manis dan ramah. Untuk pilihan makan juga beragam. Menilik dari pemilik makanan yang disajikan khas bernuansa tionghoa peranakan. Pemiliknya masih muda, dan restaurant dengan nuansa ini ternyata sudah ada di beberapa tempat di Jakarta bahkan sudah sampai di Jogjakarta. Pengen menguji selera makan dengan suasana creepy ini, silahkan datang saja mencobanya .              

  • Uncategorized

    Rasa Penasaran yang Bisa Jadi Masalah

    Internet membuat manusia terkoneksi dengan mudah. Tidak perlu lagi bertatapan muka untuk bisa berkenalan, hampir semua bahan untuk mengenal seseorang bisa diperoleh dengan mudah.  Aplikasi-aplikasi sosial media bertebaran. Manusia memang mahluk sosial, sekarang wadah tak terbatas ruang dan waktu sudah ada di hadapan, cukup dengan laptop atau gadget kita bisa bersosialisasi dengan mudahnya. Informasi,  opini bahkan curhatan di sosial media dapat membuat gambaran umum tentang seseorang. Mesin pencari Google pun dengan mudah membantu menjejaki pribadi seseorang. Terpaparnya informasi, membuat keingintahuan menjadi semakin tinggi. Kejadian di sekitar kita, orang yang kita kenal, bahkan teman dekat pun seakan tidak afdol jika tidak mengintip sosial medianya. Istilah stalking sudah jadi istilah umum yang…

  • Uncategorized

    Hormat itu Kini Terkikis

    Kolom tradisi di Kompas hari ini, tanggal 25 Oktober 2013 berjudul unik. “Gelas Besar untuk “Pembesar””. Sekilas kisah tentang tradisi yang ada pada sebagian orang Bugis-Makassar. Hirarki sosial yang tercermin di meja makan. Siapa yang mendapatkan jatah piring dan gelas besar, dialah “orang besar”. Tulisan dari Budi Suwarna dan Aswin Rizal Harahap ini membuat saya kembali memetik serpihan-serpihan masa lalu, keadaan masa kini dan membandingkannya. Memang benar yang diceritakan oleh para penulis. Kita bisa melihat siapa pemimpin dari suatu kumpulan sosial saat kita makan bersama. Meskipun saya bukan murni lagi keturunan Bugis Makassar, tetapi tradisi ini pun berlaku di keluarga. Walaupun piring makan sama, Gelas besar jelas sekali itu punya…

  • Uncategorized

    Tips dan Trik Milih Ojek

    Di kota mana pun sekarang ojek bukan barang asing. Selalu menjadi alternatif angkutan jika pemerintah daerah tidak sadar pentingnya angkutan umum untuk masyarakat. Sejak mengais rejeki di ibukota, ojek sudah bagian dari alternatif angkutan saya. Bahkan pernah saya harus menyuruh berhenti sopir kantor dan berganti ojek karena macet yang hanya bisa dijelajahi oleh motor. Dengan dasar pengalaman saya ini, saya ingin membagikan sedikit tips dan trik  cara memilih ojek yang baik (bukan yang cakep yah). Berikut silahkan di simak 1. Pilih Tukang Ojek yang Setengah Baya Tukang ojek yang berumur memang lebih hati-hati, tetapi saking hati-hatinya kita siap-siap saja diserempet. Belum lagi kalau sudah sedikit tremor, bisa bisa kita susah…

  • Uncategorized

    Terus Berjuang Pemimpinku

    Saya tahu saya agak melawan arus. Sekarang ini, dimana anak-anak di sekitar saya saling berlomba mengenal teknologi terkini, menenteng gawai terbaru dan bersama-sama keluarga makan di restauran mahal. Saya malah memilihkan anak saya untuk hidup sederhana, menjadi santri di luar pulau kelahirannya. Menjadi single parent itu memang berat, sama rasanya seperti menelan pahit asumsi teman-teman tentang teganya saya membiarkan anak saya sendiri dan membiarkan diri saya sendiri berjuang untuk memenuhi kebutuhan mereka, saya tidak pernah berpikir untuk mundur. Anak saya harus bisa belajar mandiri. Memimpin diri sendiri yang utama agar bisa menjadi pemimpin untuk orang lain.Keyakinan ini yang membuat saya tetap pada rencana awal, menjadikan mereka santri. Keadaan sekarang memang…